Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bejat! Ayah Kandung Di Gelumbang Tega Perkosa Anak Kandung Sampai Hamil Hinggak Melahirkan.

| November 25, 2020 WIB | 0 Views
Gambar: Ilustrasi Ayah Bejat

HaiTekno.com - Harimau tidak akan memakan anak nya sendiri, ungkapan tersebut tidak berlaku bagi seorang ayah yang tinggal di daerah Gelumbang ini.

Dilansir dari mahadayaonline.com, beredar kabar tak sedap seorang seorang dara cantik sebut saja namaya Melati  (23 tahun )warga dusun Miora Desa Sigam Kecamatan Gelumbang  ,Muara Enim  tiba–tiba melahirkan seorang anak berkelamin perempuan.

Peristiwa ini tentunya bikin geger warga setempat karena sepengetahuan warga Melati belum mempunyai suami.

Lahirnya anak Melati menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan warga apalagi beredar kabar  bahwa Melati sudah di kawinkan dengan seorang  pemuda warga setempat  sekitar sebulan sebelum Melati melahirkan, perkawinan ini terkesan cepat dan tidak di ketahui masyarakat, “ inikan kesannyo seperti mau menutupi aib“, ungkap warga kepada awak media.

Warga mencurigai KN (45) yang tak lain adalah orang tua kandung Melati yang telah menggauli sampai melahirkan.

Kecurigaan warga karena melihat gerak gerik KN yang menutup-nutupi  peristiwa tersebut seperti di kutif di laman vasadnews.com. Namun, kecurigaan warga tidak bisa di buktikan karena peristiwa tersebut di tutup-tutupi keluarga .

Simpang siurnya siapa yang telah menggauli Melati sampai melahirkan anak ini  dan desak masyarakat untuk mengungkap kasus ini, akhir nya Pemerintah Desa Sigam melakukan sidang adat yang di lakukan di balai Rakyat Dusun Miora Desa Sigam, pada Selasa  25/8/2020 .

Pertemuan tersebut di hadiri Babinsa, toko masyarakat setempat. Dalam musyawarah tersebut terungkap warga  menginginkan masalah ini di selesaikan secara hukum.

Seperti di ungkapkan MN warga setempat  “Kami selaku warga dusun Miora, sangat resah dengan isu kejadian ini, mangkanya kami laporkan kasus ini ke Pemerintah Desa agar bisa diselesaikan secepatnya,” ungkap MN.

MN mengharapkan, agar sekiranya pihak Pemdes dapat membawa kasus ini ke jalur hukum pidana, lantaran perbuatan KN adalah kasus yang sangat luar biasa, sangat tidak manusiawi dan bejad, sehingga perlu tindakan yang luar biasa pula.

“Perilakunya ini sangat tidak manusiawi, sangat luar biasa sehingga perlu penangan yang luar biasa juga,” tambahnya pada saat sesi tanya jawab dalam musyawarah tersebut.

Investigasi media dari berbagai sumber mengatakan, perilaku bejat KN telah berlangsung selama 5 tahun, dan korban  telah 2 kali menggugurkan kandungannya, hasil dari hubungan gelap dengan bapak kandungnya tersebut, sebelum akhirnya perbuatan KN terendus oleh warga.

Sementara itu Kepala desa  Sigam, Panar Gesta Nedi, membenarkan perihal laporan warga terkait peristiwa yang menggemparkan warga dusun  Miora tersebut, untuk itu pihak Pemdes telah berusaha memediasi kasus ini.

Namun, untuk melanjutkan kasus ini ke ranah pidana, seperti yang diinginkan warga, tentu harus melalui prosedur hukum yang berlaku.

“Untuk membawa kasus ini ke rana pidana, tentu harus mengikuti prosedur yang berlaku.”, ungkapnya.

Masih kata Panar Gesta Nedi, pihaknya bersama keluarga pernah melaporkan ke Polres Muara Enim, karena polsek Gelumbang belum memiliki unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), dengan saksi pelapor  nenek korban  Namun dalam penyidikan  nenek korban  mengelak atau berkata tidak tahu, atas apa yang dilaporkannya. Sehingga, pihak Polres tidak bisa menindaklajuti kasus tersebut.