Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Galaxy M51 Punya Baterai 7.000 mAh

| Oktober 24, 2020 WIB | 0 Views
Foto: Samsung Galaxy M51

HaiTekno.com - Galaxy M51 yang belum lama dirilis mengusung baterai 7.000 mAh, kapasitas yang sangat besar untuk sebuah HP. Padahal kompetitor pilih memfokuskan pada manajemen baterai sehingga pemakaian lebih irit.

Soal ini, Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Irfan Rinaldi mengatakan ada konsumen yang butuh HP dengan daya tahan baterai lebih panjang karena kesehariannya mobile dari pagi hingga malam. Salah satunya bagian sales Samsung sendiri yang saban harinya keliling tidak sempat untuk men-charging ponselnya.

"Mereka senang banget (dengan Galaxy M51), karena bisa tahan seharian digunakan. Selain itu lebih nyaman karena tidak perlu membawa powerbank," ujar Irfan saat sesi tanya jawab Galaxy M51 yang digelar online.

Kendati di rumah pun kehadiran HP dengan baterai besar tetap dibutuhkan, lebih-lebih yang menjalankan belajar atau bekerja dari rumah. HB baterai besar bakal menyokong kegiatan video conference lebih lama.

"Kalau video conference menggunakan HP sembari di-charging bakal bikin panas. Akan lebih nyaman menggunakan HP yang tahan lama untuk video conference, nggak perlu nyolok jadi nggak bikin anget HP-nya," terang Irfan.

"Atau mereka yang bermain game Genshin Impact. Udah gamenya berat, nggak nyolok di-charger aja akan anget. Nah baterai besar akan jadi benefit buat mereka yang lagi ngumpulin experience point dan mengejar challenge, bisa main game lama tanpa harus nyolok ke charger," imbuhnya.

Dengan kemampuan power share, Galaxy M51 bisa disulap menjadi powerbank. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk mengisi ulang perangkat lain.

Galaxy M51 sudah dijual di Indonesia. Ponsel anyar Samsung ini ditawarkan lewat flash sale online di sejumlah e-commerce.

Pada flash sale pertama yang digelar 10-12 Oktober lalu, ponsel ini langsung ludes dipesan. Samsung bersiap menggelar flash sale kedua pada 26-31 mendatang, masih melalui Samsung.com, Lazada, Blibli, Shopee, Tokopedia, Erafone, Dinomerket, Bhineka, Akulaku dan Bukalapak.