PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

BENTUK KOMUNIKASI MAHASISWA PENDATANG DENGAN MAHASISWA LOKAL DI UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG DALAM PROSES ADAPTASI ANTAR BUDAYA
BIDANG KEGIATAN
PKM PENELITIAN


Diusulkan oleh :
Risma yudata ;2016141061;2016
Nabila putri gusmi ;2016141066;2016
Tiara septiani ;2016141074;2016



UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2019





BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Komunikasi adalah suatu proses dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok, km klikorganisasi Linton Ralph, (2005:38), masyarakat merupakan sekelompok manusia yang telah cukup lama dan bekerja sama, sehingga mereka itu dapat mengorganisasikan dirinya sebagai salah satu kesatuan social dengan batas-batas tertentu. “Masyarakat merupakan pola tingkah laku yang menyangkut semua aspek kehidupan dalam batas kesatuan tersebut, yang sifatnya khas, mantap dan berkesinambungan, sehingga menjadi adat-istiadat” (Koentjaraningrat, 1996: 121).

Masyarakat local diartikan sebagai kehidupan sosial yang ditandai oleh suatu derajat hubungan social dengan dua dasar yaitu lokalitas dan perasaan. Pengalaman hidup bersama menimbulkan kerjasama, adaptasi terhadap organisasi dan pola tingkah laku masyarakat, setelah hidup bersama dalam waktu yang cukup lama, maka terjadi proses adaptasi terhadap oraganisasi,  tingkah laku serta kesadaran dalam berkelompok. Dan masyarakat pendatang dalam artian mereka dating dari daerah tempat tinggal masing-masing menuju daerah yang mempunyai daya tarik perekonomian yang baik. Hubungan antara individu dengan individu atau individu dengan kelompok juga disebut dengan adaptasi. Adaptasi adalah cara makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidup dimana mereka tinggal, organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya.

Manusia dalam hidupnya pasti akan menghadapi peristiwa kebudayaan dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda yang dibawa serta dalam melangsungkan komunikasi. individu yang memasuki lingkungan baru berarti melakukan kontak antar budaya. Individu tersebut juga akan berhadapan dengan orang-orang dalam lingkungan baru yang ia kunjungi, maka komunikasi antar budaya menjadi tidak dapat terhindarkan, karena itu, antar komunikator dan komunikasi berasal dari kebudayaan yang berbeda. Setiap kelompok etnis pendatang memiliki kebudayaan, nilai, norma dan pola kelakuan tersendiri, yang belum tentu sama dengan penduduk lokal. Istilah etnosentrime, yang berarti suatu keyakinan kelompok pendukung satu kebudayaan bahwa nilai dan norma kebudayaan yang mereka anut lebih unggul.

Dengan demikian dapat diberi batasan pengertian bahwa yang dimaksud dengan etnis pendatang adalah orang yang berasal dari daerah lain yang memiliki kebudayaan, nilai, norma, dan pola kelakuan yang belum tentu sama dengan penduduk lokal. Masyarakat merupakan suatu fenomena kehidupan sosial yang dinamis. Kedinamisan masyarakat itu sendiri menjadi suatu identitas majemuk yang terdiri dari berbagai macam golongan atau kelompok yang masing-masing memiiki cirri atau identitas tersendiri. Ciri-ciri yang dimiliki tiap kelompok tersebut dapat terlihat melalui berbagai hal seperti atribut, kebiasaan, nilai, ritual yang muncul pada saat berinteraksi di dalam lingkungan sosial. Sebagai contoh adalah lingkungan universitas pgri Palembang , yang merupakan salah satu universitas yang banyak sekali mahasiswa pendatang yang berbeda-beda daerah , dalam berbahasa jelas saja sangat berbeda dan terkadang susah dalam berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh komunikasi antarbudaya pada mahasiswa pendatang dengan mahasiswa lokal.

 Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori komunikasi antar budaya. Penelitian ini akan dilaksanakan di lingkungan universitas pgri Palembang . Teknik penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling (secara sengaja) yaitu informan dipilih berdasarkan tujuan dan kebutuhan peneliti, dengan pertimbangan bahwa informan mampu memberikan keterangan terhadap permasalahan yang diteliti dengan jumlah informan sebanyak 3 orang.


Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka yang menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
Adakah pengaruh komunikasi antarbudaya mahasiswa pendatang dengan mahasiswa lokal di Universitas PGRI Palembang?
Bagaimana bentuk komunikasi mahasiswa pendatang dengan mahasiswa local dalam proses adaptasi antarbudaya di Universitas PGRI Palembang ?


Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka tujuan penelitian tersebut ialah sebagai berikut :
Memperoleh informasi ada tidaknya pengaruh komunikasi antarbudaya pada mahasiswa pendatang dengan mahasiswa lokal di Universitas PGRI Palembang
Mengkaji bentuk-bentuk komunikasi verbal dan komunikasi non verbal mahasiswa pendatang dengan mahasiswa local dalam proses adaptasi antarbudaya di Universitas PGRI Palembang
Menganalisis bentuk komunikasi dan proses adaptasi antarbudaya di Universitas PGRI Palembang


Manfaat Penelitian

Suatu penelitian tertentu mempunyai suatu kegunaan dan manfaat baik peneliti maupun pihak lain yang akan menggunakannnya, dan penelitian ini mempunyai kegunaan sebagai berikut :
Manfaat yang diambil peneliti dari hasil penelitian ini adalah menambah wawasan, khususnya dalam bidang ilmu komunikasi serta menambah pemahaman bagaimana bentuk komunikasi dalam proses adaptasi antarbudaya.
Hasil penelitian ini akan memberikan gambaran bagaimana bentuk komunikasi tertentu mempunyai peran khusus dalam proses adaptasi antarbudaya .
Dan diharapkan penelitian ini juga dapat berguna dan memberikan sumbangan bagi masyarakat tentang bagaimana berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda latar belakang budaya.

Luaran

Luaran yang diharapkan dari pelaksanaan program ini
Dapat mengetahui proses adaptasi antara mahasiswa local dengan mahasiswa pendatang
Hasil dari program kegiatan ini diterbitkan dalam bentuk jurnal nasional dan jurnal JUANG BK


BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

Komunikasi atau communication berasal dari bahasa latin, yaitu communicatus yang berarti berbagi atau menjadi milik bersama. Sama disini menurut Lexicographer, menunjuk pada suatu upaya yang bertujuan berbagi untuk mencapai kebersamaan, (Marhaeni, 2009: 31). Sebagaimana dikutip oleh Onong Uchjana Effendy dalam buku Ilmu Komunikasi dalam Teori dan Praktek Carl I. Hovland, mendefinisikan “komunikasi adalah upaya yang sistematis untuk merumuskan secara tegesa-gesa asas penyampaian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap” (Effendy, 2005: 10).

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa komunikasi secara umum adalah suatu proses penyampaian pesan oleh seseorang atau kelompok (komunikator) kepada orang lain (komunikan), dengan harapan dapat menimbulkan perubahan sikap dan pendapat dari orang yang menjadi sasaran, komunikasi adalah bentuk manusia saling mempengaruhi satu sama lain, sengaja atau tidak sengaja dan tidak terbatas pada bentuk komunikasi verbal, tetapi juga dalam komunikasi non-verbal.

Adaptasi antarbudaya merupakan permasalahan mengenai pembelajaran, pengembangan representasi diri budaya yang tepat, di mana diciptakan oleh adanya hubungan dua orang, kelompok, organisasi dan masyarakat yang seorangnya menjadi anggotanya. Untuk mencapai suatu adaptasi perlunya sebuah strategi, berikut strategi proses adaptasi Adatif manusia hendaknya dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan akan tetapi tidak selalu harus berubah namun justru membuat perubahan, pada dasarnya seseorang aktif melakukan penyesuaian diri bila keseimbangannya terganggu karena frustasi dan konflik. Maladaptif setiap perilaku yang mempunyai konsekuensi membahayakan bagi individu yang bersangkutan dan atau bagi lingkungan sosialnya, ketidakmampuan, menanggapi atau merespon stimulus pada saat dan tempat yang tepat, atau disfungsionalitas, (Sudrajat dan Sutisna, 1995: 5).


BAB III

METODE PENELITIAN

Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di lingkungan Universitas PGRI Palembang ,karena dengan pertimbangan bahwa dilingkungan Universitas PGRI Palembang belum pernah diadakan penelitian dengan judul yang sama ,dengan waktu yang akan dilaksanakan selama 1 minggu

Metode Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk membuat gambaran atau lukisan secara sistematis, actual dan akurat mengenai bentuk komunikasi mahasiswa pendatang dengan mahasiswa local dalam proses adaptasi antar budaya di Universitas Pgri Palembang Metode kualitatif dilakukan untuk mendapatkan pemahaman.

Teknik Pengumpulan Data

Dalam proposal ini, penulis menggunakan beberapa cara untuk mengumpulkan data-data yang di perlukan. Oleh karena itu teknik pengumpulan data yang digunakan adalah sebagai berikut :
- Wawancara
- Observasi
- Dokumentasi

Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif (Kriyanto, 2006: 192), yang di mulai dari analisis berbagai data yang berhasil dikumpulkan peneliti dilapangan. Data tersebut baik dari observasi, wawancara, maupun dari dokumentasi.


BAB IV

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

Biaya


No
Jenis Pengeluaran
Biaya
1.
Peralatan penunjang
Rp. 1.350.000
2.
Bahan habis pakai
Rp. 4.270.000
3.
Perjalanan
Rp. 3.050.000
4.
Lain-lain
Rp. 1.810.000
Jumlah
Rp. 10.480.000


Jadwal Kegiatan


No
Jadwal Pelaksanaan
Waktu Pelaksanaan
Bulan 1
Bulan 2
Bulan 3
Bulan 4
Bulan 5
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Pengumpulan
literature




















2
Pengolahan data
awal dari
literature




















3
Menyusun Teori
yang
berhubungan
dengan masalah




















4
Survey ke lokasi




















5
Mengkaji dan
meneliti temuantemuan
di lokasi




















6
Pengolahan data




















7
Menganalisa
temuan di lokasi




















8
Menyusun
laporan akhir




















9
Menyusun
arktikel ilmiah




















10
Publikasi






















DAFTAR PUSTAKA

Darmastuti, Rini. 2013. Mindfulness Dalam Komunikasi Antar Budaya, Yogyakarta: Buku Litera.

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, UNPAD 1990, Komunikasi Antarbudaya,Remaja Rosdakarya, Bandung. Juniansyah, S 2015, ‘Interaksi Masyarakat Yang Berbeda Etnis Di Kecamatan Masama’, Skripsi, hh. 3.
Moerdijati, S 2012, Buku Ajar Pengantar Ilmu Komunikasi, Revka Petra Media,Surabaya.

Mulyana, D 2007, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Remaja Rosdakarya, Bandung.
Samovar, Larry A P, Richard E McD, Edwin R, 2014, Komunikasi Lintas Budaya,
Salemba Humanika, Jakarta. https://docplayer.info/33274136-Proses-adaptasi-dalam-menghadapi-komunikasi-antar-budaya-mahasiswa-rantau-di-universitas-telkom.html, di akases pada tanggal 16 mei 2019, pukul 21.17 wib
Anugerah Salon Bidang, 2018. proses adaptasi mahasiswa perantauan
dalam menghadapi gegar budaya. eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 6, Nomor 3, 2018: 212-225

Rohim M.Si, H.Syaiful. 2009. Teori Komunikasi Perspektif, Ragam dan Aplikasi. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Ernawati Purwaningsih, Sindu Galba, Christriyati Ariani. 2014. interaksi penghuni asrama mahasiswa dengan masyarakat sekitar: suatu pijakan awal multikulturalisme. yogyakarta : Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Yogyakarta.

Samovar, Larry A., Porter, Richard E., & McDaniel, Edwin R. 2010. Komunikasi Lintas Budaya. Jakarta: Salemba Humanika.
Amanah, Siti. 2015. Pola Komunikasi dan Proses Akulturasi Mahasiswa Asing di
STAIN Kediri. Realita. Vol. 13, No. 1.
Lestari, Indah Puji. Maret 2013.“Interaksi Komunitas Samin dengan Mayarakat Sekitar”. Jurnal Komunitas. Diambil dari http://journal.unnes.ac.id/arti kel_nju/komunitas/2376 (18 mei 2019).
Sugiyono. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Dan R & D. Bandung : Alfabeta

Baca juga

Posting Komentar