Sekarang Kamu Dapat Memvisualisasikan Lubang Hitam Supermasif Dalam Virtual Reality



Para peneliti membangun simulasi realitas virtual 360 derajat dari lubang hitam supermasif.
Ini dikembangkan sesuai dengan sudut pandang umum pengamat, yang dapat mengubah posisi dan geraknya secara sewenang-wenang sehubungan dengan lubang hitam.
Telah terbukti bahwa sebagian besar galaks
i spiral dan elips mengandung lubang hitam supermasif (SBH) di pusatnya. Bima Sakti tidak berbeda: ia juga menampung SBH, bernama Sagitarius A *, yang merupakan sumber radio astronomi yang sangat kompak dan intens.
Untuk pertama kalinya, para peneliti di Universitas Radboud menciptakan satu set gambar menggunakan model astrofisika dari Sagitarius A *. Kemudian mereka menggabungkan gambar-gambar ini bersama-sama untuk membangun simulasi realitas virtual 360 derajat dari SBH.
Simulasi dapat divisualisasikan pada konsol VR apa pun yang tersedia di pasar, dan itu bisa sangat berguna bagi siswa yang mempelajari lubang hitam. Karena mengunjungi lubang hitam tidak mungkin (setidaknya dalam masa hidup kita), pandangan mendalam ini dapat membantu kita memahami wilayah ruangwaktu yang begitu kompleks dari tempat kita berada.

Memberikan Pandangan Realistis Dengan Teknik Modern

Untuk membangun model ini, para peneliti mempertimbangkan sudut pandang umum pengamat, yang dapat mengubah posisi dan geraknya secara sewenang-wenang sehubungan dengan lubang hitam.
Lebih khusus lagi, pemirsa ditunjuk untuk mengikuti plasma yang bertambah dengan cara yang relevan secara fisik melalui adveksi. Setiap efek dinamis yang diperkenalkan oleh gerakan pemirsa di sekitar lubang hitam dihitung secara akurat untuk memberikan tampilan yang realistis.
Kemajuan terbaru dalam GPU dan rendering VR telah memungkinkan untuk melihat benda-benda astrofisika dalam format 360 derajat pada resolusi tinggi, yang mencakup seluruh ruang angkasa pemirsa.
Referensi: Astrofisika Komputasi dan Kosmologi | doi: 10.1186 / s40668-018-0023-7
Dalam karya ini, para peneliti telah membahas tiga fitur dari Realitas Virtual: render stereografi, visualisasi imersif dan interaktif, dengan merender seluruh bidang surgawi pemirsa di sepanjang lintasan. Akibatnya, pengamat dapat melihat ke segala arah di dunia simulasi.
Lubang Hitam supermasif Dalam Realitas Virtual Cuplikan dari adegan | Atas perkenan peneliti
Untuk secara akurat menunjukkan evolusi waktu dari black hole, para peneliti menciptakan simulasi magnetohydrodynamical relativitas umum 3D yang konsisten dari diri sendiri dari aliran akresi ke dalam black hole yang berputar.
Kemudian mereka menggunakan kode RAPTOR radiatif-transfer umum-relativistik, yang menangani semua efek yang diperlukan untuk memodelkan lubang hitam dalam realitas virtual, termasuk pelensaan gravitasi dalam ruangwaktu melengkung dan peningkatan Doppler. Mereka menggunakan OpenACCframework dari NVIDIA untuk mengkompilasi dan mengeksekusi kode pada CPU dan GPU.
Metode ini juga dapat digunakan untuk mensimulasikan lubang hitam lainnya juga. Namun, itu terbatas pada nukleus aktif aktif Rendah Luminositas atau biner sinar-X keadaan rendah / keras.
Secara keseluruhan, animasi yang disajikan dalam karya ini menawarkan cara interaktif dan intuitif untuk menyampaikan fisika lubang hitam kepada khalayak yang lebih luas, termasuk siswa dan masyarakat umum. Ini akan menjadi alat pendidikan yang berguna yang dapat mendorong anak-anak untuk tertarik pada astrofisika.

0 Response to "Sekarang Kamu Dapat Memvisualisasikan Lubang Hitam Supermasif Dalam Virtual Reality"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel